≡ Menu

Sedikit Kemajuan (1)

Salah satu kesulitan penderita Parkinson yang susah jalan (atau dalam bahasa Inggris disebut penderita ‘Gait‘) adalah kesulitan berjalan di tanah datar.

Saya amati sendiri perubahan ini, mulai dari waktu ketika Winnie mulai menyeret kakinya kalau berjalan, sebelum kami menyadari kalau dia terkena penyakit Parkinson, sampai akhirnya tak bisa jalan sama sekali setelah dokter menyatakan bahwa Winnie terkena Parkinson yang sudah tingkat lanjut.

Pada saat ketika badannya masih cukup kuat, Winnie dengan mudah bisa memanjat naik atau berjalan menuruni tangga; tapi kalau di tanah datar, kakinya sama sekali tak bisa melangkah. Kedua kakinya tahu-tahu saja sekan-akan membeku di tempat, maju tak bisa belok pun tak mau.

Di awal-awal setelah menyadari Winnie punya sakit Parkinson, Winnie sering saya ajak untuk berlatih jalan di lapangan parkir Gereja kami. Karena di sana ada tangga, seperti yang ditunjukkan dalam video disamping. Video ini saya rekam tanggal 31 Mei, 2015 lalu sehabis misa. Kelihatan di situ setelah menuruni tangga, Winnie bisa dengan mudah berjalan sekitar satu menit di lapangan parkir tanpa masalah. Kadang Winnie bisa berjalan sekitar 10 menit lebih dan rekaman harus saya potong biar filenya tidak terlalu besar. Tapi kalau sudah berhenti, untuk memulai dari tempat yang datar kakinya sulit diangkat. Makanya dalam Physical Therapy, pelatihnya suka menaruh penghalang berbentuk undakan atau balok di depan Winnie biar dia bisa melangkah maju.

Beberapa kali saya membawa video seperti ini ke Neurolog Winnie, tapi dia tampaknya tidak berminat. Sekali waktu dia menyuruh seorang mahasiswa kedokteran yang lagi tugas rotasi di kliniknya untuk melihatnya. Maaf buat para dokter yang membaca postingan ini. Terus terang di situlah sumber frustrasi saya pada dokter syaraf yang menangani sakit Winnie.*

….bersambung

{ 0 comments… add one }

Leave a Comment