≡ Menu

Masih Tentang Waktu Luang

Ketika saya memulai blog baru ini, pikiran saya pasti tidak akan ada kesulitan mengisinya. Habis saya kan sudah pensiun. Ternyata beberapa bulan sudah berlalu dan saya hampir tak pernah mengisi blog ini. Persoalannya sederhana. Kapan saya punya waktu luang untuk mengisinya?

Sering kali waktu belanja atau di restauran atau tempat umum lainnya, saya suka bertemu dengan teman-teman kerja saya dahulu. Pertanyaan mereka biasanya, apakah kamu tidak kangen kerjaan di kantormu? Maksud mereka tentang tempat kerja yang fotonya saya pasang di sini, yakni Payload Operations and Integration Center, NASA. Dua foto berikut adalah foto tempat kerja saya di mana saya habiskan waktu saya selama belasan tahun.

Kunjungan dua Astronout yang baru pulang dari International Space Station,

Kunjungan dua Astronout yang baru pulang dari International Space Station

Saya suka tersenyum bila ada yang tanya begitu. Tidak, sama sekali tidak, jawab saya.

Tentu saja ini jawaban sembari bergurau. Bagaimana mungkin saya tidak kangen pada tempat yang saya habiskan sebagian besar waktu saya selama belasan tahun sama sekali tak meninggalkan rasa kangen? Tapi ada yang lebih menuntut perhatian saya ketimbang sekedar bernostalgia pada masa lalu yang kini hanya bagaikan mimpi itu?

Foto Payload Operations and Integration Center, NASA, Marshall Space Flight Center

Foto Payload Operations and Integration Center, NASA, Marshall Space Flight Center.

Saya bilang, seperti kalian yang kerja rotasi, saya sekarang juga sama saja. Tapi kalian punya 3 shift, 8 jam per rotasi. Saya mah, cuma satu rotasi, sepanjang hari sepanjang tahun.

Sejak semula, saya tak pernah pikir apa-apa soal menjadi ‘care giver‘ buat Winnie.

Foto sewaktu berasa di kampus Chi Center. Lamy, New Mexico.

Pasangan yang menua bersama.

Buat yang belum tahu, sudah berapa tahun Winnie terkena penyakit Parkinson yang mempengaruhi kemampuan berjalannya. Ternyata makin hari Winnie makin membutuhkan perhatian penuh sepanjang hari dari seorang care giver. Nah, hidup di rantau, punya pembantu bukan alternatif buat seorang pensiunan seperti saya. Oleh sebab itu sayalah yang menjadi care giver Winnie, dan karena itu waktu luang saya betul-betul terkuras. Tapi dengan senang hati dan penuh kasih sayang, saya menjalani tugas ini. Saya menganggap ini adalah konsekuensi pasangan suami istri dan sama sekali tak pernah memikirkan lagi. Saya kira sampai hari ini kata-kata yang paling tepat menggambarkan apa yang kami tempuh akhir-akhir ini adalah komentar seorang teman di FB, mbak Mega Mansoer atas sebuah foto yang dijepret waktu kami berada di kampus baru Chi Center, di Lamy, New Mexico seperti yang saya pasang di sini. Kemana-mana Winnie pakai kursi roda dan dengan penuh kasih saya selalu mendorongnya. Kata bu Mega: “Rasanya damai dan sangat menyenangkan melihat pemandangan ini. Dua pribadi yang menua bersama.” Berhari-hari, setelah komentar mbak Mega, saya bilang, komentar ini sangat menyentuh.

Pasangan yang menua bersama. Saya kira benar begitu.

Sementara itu, waktu saya masih akan tetap ketat. Tapi saya pikir, kegiatan mengisi blog ini juga adalah aktivitas yang menyegarkan untuk mengurangi stress. Semoga di waktu yang akan datang saya akan sempat meluangkan waktu mengisi blog ini.*

{ 0 comments… add one }

Leave a Comment